Tidak bisa dihindari, semakin kini gue harus jadi pribadi yang dewasa. Yang nggak boleh mudah putus asa, mengeluh dan yang lain lain. Mental kudu ditempa sekuat baja. Hidup memang berat. Tapi berat atau tidaknya menurut gue adalah perspeksi manusia tentang itu. Jika manusia yang bermental kuat dia akan menjalaninya dengan melakukan yang terbaik sehingga masalah bisa terselesaikan sedikit demi sedikit. PERSPEKSI, bukan cuma cara pandangnya mengenai suatu problematika, namun juga bagaimana dia menyikapi dan meresponnya sehingga dia tau how to do.
Gue, semakin kesini, makin ngerasain perjuangan hidup yang sebenarnya. Gue mulai hidup sendiri yang pastinya kudu mandiri. Gue, makin kesini harus menghadapi banyak masalah yang sebelumnya selalu dibantu orang tua gue. Dan kini gue harus menghadapinya sendiri tanpa menceritakannya pada siapapun. Hari hari yang gue laluin kadang sedih, bahagia, galau, risau, biasa saja dan semua itu adalah PROSES pencarian jati diri gue yang sebenarnya.
Memang berat sih iya. I must hide my deep pain from others. I always keep my smile in ftront of all. I just can say "I'm fine". Also ma parents, I always show my happines in front of them. But, actually I want to cry as loud as possible to them. "Your little girl is mature now". I can't cry. I can't tell. Tapi, gue yakin ada ALLAH yang selalu ngasih gue jalan. Karena semua ini adalah milikNYA dan akan kembali padaNYA. Semua kesakitan yang gue alami, gue yakin akan indah suatu saat. Semua masalah yang gue hadapi juga. Gue heran aja, setiap gue memiliki kesulitan selaluu aja ada jalan yang seperti sebuah KEAJAIBAN. SUNGGUH MAHA BAIK ALLAH. Padahal, gue sadar gue punya dosa yang banyak banget. Tapi ALLAH selalu baik, ALLAH selalu sayang gue. Daaaann semuanya baik baik saja karena ALLAH. Just let it flows, do the best dan yang paling penting TAWAKAL.
*cry * cry *cry
ALL PRAISE TO ALLAH..
Komentar
Posting Komentar
Hello ! Tanggapi blog saya dengan komentar anda, agar lebih baik lagi. Terimakasih.